Harusnya libur lebaran udah selesai, waktunya mulai aktivitas seperti biasa lagi. Ada yang kerja, sekolah, bahkan lanjut tidur. Tapi kenapa masih ada aja yang mau muncak?
![]() |
| Foto dulu sebelum muncak |
Pendakian kali ini dilakukan oleh 6 orang. Loy, Dio, Nang, Rio, Dwi, dan tentunya aku. Mulai dari basecamp, udah termasuk sore kami mulai sekitaran jam 4. Mendaki dengan perlahan dan yang pasti banyak istirahat di jalur. Beneran capek ya karna sebelumnya memang ga ada pemanasan wkwk.
![]() |
| Mulai mengambil napas wkwk |
![]() |
| Tanjakan Kenangan |
Lanjut perjalanan melewati jalur yang benar-benar menanjak, nanjaknya tu nanjak banget wkwk. Dikarenakan langkah kami melambat, kami memutuskan untuk berpisah dengan alasan ada yang mendirikan tenda di atas dan ada yang mendampingi di belakang, jadi nanti yang lain tinggal istirahat.
![]() |
| Siap melewati tanjakan yang sebenarnya |
![]() |
| Rombongan dipisah |
Loy, Dio, dan Nang pergi duluan meninggalkan kami. Dengan posisi Loy yang mendirikan tenda dan dibantu dengan Dio dan Nang. Sementara aku dan Rio mendampingi Dwi di belakang dengan menyesuaikan ritme perjalanan. Sepanjang perjalanan baru sadar setelah aku melihat frame tenda yang berada di carrier Rio. Tenda memang sama Loy, tapi frame sama Rio wkwk.
Baca juga: Persiapan - Bukit Telogah #1
Aku, Rio, dan Dwi sampai puncak udah hampir gelap, dijemput Dio yang khawatir karena kami tidak membawa headlamp. Sampailah kami di puncak dan baru saja mendirikan tenda wkwk. Ga apa setidaknya kami sudah mengamankan tempat karena memang rame banget.
Sembari menunggu tenda berdiri, saya dan yang lain menyiapkan air panas untuk membuat kopi, sekalian masak untuk makan malam kami nanti. Sehabis makan kami berbincang lumayan lama sampai akhirnya kami putuskan untuk meraih mimpi yaitu tidur.
![]() |
| Main masak-masakan |
Sesuatu yang ga beres mulai terasa, yap bener hujan mulai turun dan tenda kami merembes dan mengakibatkan air masuk ke dalam. Kesalahan kami juga tidak membawa flysheet. Tapi untuk tenda Dwi tidak ada masalah, iya Dwi kami dirikan tenda sendiri terpisah dari kami.
Jujur, sebenarnya susah tidur sampai menjelang subuh, tapi ada lah mungkin 1 jam untuk tidur. Tapi mata ga bisa bohong kalau kami masih mengantuk.
Bangun tidur, kami bersiap untuk foto dengan mata yang masih lemah wkwk.
![]() |
| Keren banget yaa |
![]() |
| Ngantuk berat |
Banyak pelajaran dan yang pasti teman baru selama pendakian, baik di jalur maupun di puncak. Semoga kedepannya kita bisa bertemu lagi di kesempatan kedua. Terimakasih semuanya yang telah berpartisipasi dalam pendakian kali ini. Untuk kami yang beranggotakan 6 orang, merasa senang bisa sampai ke puncak Telogah, walaupun pasti ada yang bilang kami "ah pendaki fomo", tapi kenyataannya memang iya wkwk.
![]() |
| Gaya kecapekan |
![]() |
| Izin |
![]() |
| 500 MDPL |
Tak lama setelah itu, karena hujan masih rintik, kami menunggu untuk turun. Dengan beban yang sedikit agak berkurang dan yang pasti ini turunan, jadinya agak lebih cepat dibanding waktu naik kemarin.
![]() |
| Turun bersama rombongan yang lain |
![]() |
| Licin banget |
Turun dari bukit, kami sempatkan foto lagi di Tanjakan Kenangan.
Lanjut perjalanan sampai ke basecamp kami memesan es karena udah pengen banget wkwk. Ahhh segerr banget.
Ga cuma tenggorokan yang pengen seger, badan juga pengen seger, alhasil kami singgah dulu ke riam yang letaknya ga jauh dari basecamp. Cukup jalan kaki aja dengan membawa pakaian ganti karena kami akan mandi di riam.

Yang penting gaya dulu 
Ada juga yang ngecamp
Terimakasih Telogah sudah memberikan banyak pengalaman dan teman di sini. Semoga di kesempatan selanjutnya kita bisa bertemu lagi di sini.

















