Ahh seminggu yang lalu, sore hari di dermaga. Yang awalnya hanya ingin nongkrong dan ngobrol, ehh malah ga sengaja liat teman lama sewaktu MTs (haha iya, gini-gini aku juga anak Madrasah).
Aku kira dia lupa ternyata masih sangat ingat. Memang udah lama banget ga pernah ketemu dan ngobrol langsung, terakhir mungkin 2021 atau 2022 gitu. Yah mungkin cuma sebatas saling nengok story di Instagram aja (hehe saya rehat dulu ya di Instagram, capek soalnya).
Kami mulai ngobrol dengan menanyakan kabar masing-masing. Menanyakan kegiatan setelah lulus dan yang lainnya. Ada banyak pertanyaan begitu juga dengan jawabannya yang membuat obrolan kita lumayan lama.
Baca juga: Tentang Ngobrol: Kenapa Kita Suka dan Kenapa itu Penting
Hahaha, ternyata kita ga ada yang berubah masih aja kayak waktu di sekolah dulu. Mungkin karna di sosmed aja kita keliatan beda padahal kalau ketemu ya manusia biasa aja ga ada yang aneh-aneh.
Yang menarik dari bertemu teman lama adalah kita bisa melihat seberapa jauh perjalanan kita. Tapi ternyata, ada beberapa hal yang tidak berubah: cara tertawa yang sama, cara bercanda yang masih nyambung, dan rasa nyaman yang tetap ada.
Pertemuan itu mengingatkanku bahwa beberapa hubungan tidak perlu dirawat setiap hari untuk tetap ada. Ada teman yang mungkin jarang bertemu, jarang chat, tapi ketika bertemu lagi rasanya tetap akrab. Seolah jarak dan waktu cuma bagian kecil dari cerita, bukan alasan untuk menjauh.
Kadang hidup terlalu cepat sampai kita lupa berhenti dan melihat kembali orang-orang yang pernah menemani perjalanan kita. Bertemu teman lama jadi semacam pengingat bahwa kita pernah punya masa-masa indah, dan bahwa kita tidak pernah benar-benar sendirian di jalan ini.
Dan setelah pertemuan itu selesai, ada rasa hangat yang tertinggal. Rasa syukur karena pernah dipertemukan, dan semoga nanti bisa bertemu lagi di waktu yang lebih santai, dengan cerita baru yang lebih banyak.

0 Comments:
Posting Komentar