Masa SMA adalah masa yang paling menyenangkan. Bisa berkumpul dengan teman-teman dan yang pasti banyak kisah yang terjadi saat masih sekolah. Baik itu perkelahian, percintaan, persahabatan dan per-per yang lainnya.


Kita pernah berpikir kalau sekolah itu bikin pusing dan kita ingin cepat lulus supaya bisa keluar dari zona yang memusingkan tersebut. Tiga tahun masa SMA adalah waktu yang sangat singkat bagi mereka yang menikmati masa-masa tersebut. Tapi bagi mereka yang jenuh dengan kondisi di sekolahan, mungkin mereka akan berhenti di tengah jalan atau mungkin di awal jalan.


Lulus Langsung Pingin Kerja


Banyak yang berpikiran setelah lulus sekolah mereka langsung mencari kerja dan mendapatkan uang. Tapi tidak sedikit juga yang ingin melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi yaitu berkuliah. Tidak ada yang salah dari keduanya, selama itu adalah pilihan kita bukan karena dipaksa, memaksa, maupun terpaksa.


Proses Mencari Kerja


Mungkin bagi lulusan SMA, lapangan pekerjaan yang ditawarkan masih sedikit ketimbang dengan orang yang sudah mendapatkan gelar. Tapi nyatanya tidak juga. Selama kita memiliki skill sepertinya kita tidak perlu khawatir. Bagi lulusan SMA mungkin susah mendapatkan pekerjaan. Tapi yang kuliah juga belum tentu lulus langsung bisa mendapatkan pekerjaan. Yaaa saya tidak mendukung salah satu pihak. Tapi kenyataannya semua sama-sama susah.


Ada pekerjaan yang harus melalui banyak tahapan supaya bisa diterima di perusahaan atau di tempat kerja yang kita impikan. Mulai dari mengirimkan surat lamaran, tes, interview, dan seterusnya. Tapi ada juga pekerjaan yang langsung bisa bekerja tanpa ada tahapan seleksi dan yang lain-lainnya.


Setelah Mendapatkan Pekerjaan


Alhamdulillah apabila kita sudah mendapatkan pekerjaan, terlebih pekerjaan tersebut adalah pekerjaan yang kita impikan. Bersyukurlah kalian yang mendapatkan pekerjaan sesuai dengan apa yang kalian inginkan. Tapi seharusnya kita bersyukur semua atas pekerjaan yang kita dapatkan.


Tapi kadang kita bersikap aneh, sudah mendapatkan pekerjaan namun gampang mengeluh karena capek atau mungkin jenuh dengan pekerjaan yang kita lakukan. Dan ketika sudah tidak bekerja lagi, kita malah bingung dan akhirnya malah stres.


Selalu Membandingkan Pekerjaan


Kita berpikiran pekerjaan kita yang paling buruk dan pekerjaan teman kita adalah pekerjaan yang terbaik. Tapi sadar ga si sebenarnya mereka juga berpikiran yang demikian juga. Misal ni kita bekerja di lapangan sedangkan teman kita bekerja di dalam ruangan. Kita berpikiran teman kita lebih enak karena bisa berteduh tidak perlu panas-panasan. Tapi mereka juga bisa jenuh dengan apa yang mereka lakukan.


Kalau mikirin kerjaan, kita malah mikir mendingan masa sekolah ya ga perlu ribet-ribet kayak gini. Tapi yang namanya masa lalu ya biarlah. Kita fokus dulu dengan apa yang kita jalani sekarang. Untuk masa depan kita tidak ada yang bakal tau. Apa yang kita lakukan selama ini selama benar tidak akan sia-sia. Dan semua akan kembali ke diri kita sendiri.


Jalani aja pekerjaan yang kalian lakukan. Ngeluh boleh tapi sambil dijalani. Sambat yo karo dilakoni.

pendidikan dan pelatihan diseminasi festival literasi guru penggerak di kabupaten kubu raya


Pendidikan dan Pelatihan Diseminasi Festival Literasi Guru Penggerak di Kabupaten Kubu Raya - Guru Penggerak adalah pemimpin pembelajaran yang mendorong tumbuh kembang murid secara holistik, aktif dan proaktif dalam mengembangkan pendidik lainnya untuk mengimplementasikan pembelajaran yang berpusat kepada murid.


Peran Guru Penggerak

  1. Menggerakkan komunitas belajar untuk rekan guru di sekolah dan di wilayahnya
  2. Menjadi Pengajar Praktik bagi rekan guru lain terkait pengembangan pembelajaran di sekolah
  3. Mendorong peningkatan kepemimpinan murid di sekolah
  4. Membuka ruang diskusi positif dan ruang kolaborasi antar guru dan pemangku kepentingan di dalam dan luar sekolah untuk meningkatkan kualitas pembelajaran
  5. Menjadi pemimpin pembelajaran yang mendorong well-being ekosistem pendidikan di sekolah

Program Guru Penggerak Menciptakan Pemimpin Pembelajaran yang Berpusat pada Murid

Program ini akan menciptakan guru penggerak yang dapat:
  • Mengembangkan diri dan guru lain dengan refleksi, berbagi dan kolaborasi secara mandiri
  • Memiliki kematangan moral, emosi dan spiritual untuk berperilaku sesuai kode etik
  • Merencanakan, menjalankan, merefleksikan dan mengevaluasi pembelajaran yang berpusat pada murid dengan melibatkan orang tua
  • Berkolaborasi dengan orang tua dan komunitas untuk mengembangkan sekolah dan menumbuhkan kepemimpinan murid
  • Mengembangkan dan memimpin upaya mewujudkan visi sekolah yang berpihak pada murid dan relevan dengan kebutuhan komunitas di sekitar sekolah

Pembukaan Kegiatan FILTRASI

Kegiatan ini dibuka langsung oleh bapak M. Ayub, S.Pd selaku Kepala Dinas Pendidikan di Kabupaten Kubu Raya dan didampingi Indah Yuliastuti, M.Pd selaku Kasi Diklat serta Kabid Pembinaan Ketenagaan yaitu Drs. Sunardi. S. Acara tersebut diadakan di hotel Gardenia Resort and Spa, Jl. Arteri Supadio, Kubu Raya, yang dihadiri juga oleh peserta guru penggerak dari beberapa Kecamatan, Kabupaten Kubu Raya, Kota Pontianak, Prov. Kalimantan Barat. Dari tanggal 18-22 Oktober 2021.


Awal acara tersebut adalah sambutan dari ibu Inda Yuliastuti, M.Pd selaku Kasi Diklat yang akan memberitahukan lama pelaksanaan acara, jumlah peserta, tujuan yang di inginkan serta banyaknya jumlah narasumber.


Harapan dari guru penggerak ini adalah mewujudkan suatu karya-karya baru dari penulis guru penggerak ini. Dengan diadakannya program Pendidikan Guru Penggerak atau disingkat dengan PGP yang merupakan langkah strategis dari pemerintah untuk menjadikan guru yang berdaya dan memberdayakan dalam meningkatkan kualitas sistem pembelajarannya dengan proses hasil dari belajarnya peserta didik.


pendidikan dan pelatihan diseminasi festival literasi guru penggerak di kabupaten kubu raya
pendidikan dan pelatihan diseminasi festival literasi guru penggerak di kabupaten kubu raya
pendidikan dan pelatihan diseminasi festival literasi guru penggerak di kabupaten kubu raya



Program Sekolah Penggerak

Program Sekolah Penggerak adalah upaya untuk mewujudkan visi Pendidikan Indonesia dalam mewujudkan Indonesia maju yang berdaulat, mandiri, dan berkepribadian melalui terciptanya Pelajar Pancasila.

Program Sekolah Penggerak berfokus pada pengembangan hasil belajar siswa secara holistik yang mencakup kompetensi (literasi dan numerasi) dan karakter, diawali dengan SDM yang unggul (kepala sekolah dan guru).


Sumber:

Xpro Academy Bimbingan Sekolah Kedinasan di Pontianak - Xpro Academy adalah lembaga training yang menggabungkan training Public Speaking dan Etika Kepribadian serta Personal Branding. Kemampuan komunikasi sebagai skill dasar yang dimiliki setiap orang ditunjang dengan menampilkan diri secara sempurna sebagai seorang Public Speaker menjadi fokus utama dari Xpro Academy.


Pengertian public speaking sendiri adalah keterampilan berkomunikasi di hadapan khalayak ramai. Tujuannya untuk memberikan informasi, mengajak, atau mempengaruhi. Di masa sekarang, kemampuam public speaking sudah menjadi tuntutan di hampir semua profesi. Dengan adanya public speaking membuat kita bisa meningkatkan rasa percaya diri.


Xpro Academy hadir untuk kita yang ingin melatih Public Speaking dan Etika Kepribadian serta Personal Branding. Sejak tahun 2015, Xpro Academy telah mengadakan kelas Public Speaking dan Etika Kepribadian. Selain itu, Xpro Academy telah melatih ratusan trainee yang berhasil meraih jenjang karir yang diharapkan.


Sekolah Kedinasan

Sekolah Kedinasan adalah perguruan tinggi yang mempunyai ikatan dinas dengan lembaga pemerintahan. Sekolah Kedinasan biasa juga disebut dengan Sekolah Ikatan Dinas.


Kelebihan Sekolah Kedinasan Antara Lain:

  • Prospek Kerja Terjamin
  • Mendapatkan Ilmu yang Bisa Langsung Diterapkan
  • Mengajarkan Skill
  • Biaya Hidup Relatif Murah
  • Menjadikan Sosok yang Disiplin
  • Bisa Mendapatkan Teman dari Berbagai Wilayah


Contoh Sekolah Kedinasan

  • STAN
  • AKMIL
  • Poltekim
  • STPI
  • STSN
  • Poltekip
  • STIN
  • IPDN
  • AKPOL
  • STTD
  • STIS
  • STMKG


AKMIL dan AKPOL adalah salah satu contoh dari sekolah kedinasan. AKMIL sendiri merupakan sekolah pendidikan TNI Angkatan Darat dan Sekolah Perwira Prajurit Karier TNI. Sedangkan AKPOL adalah sebuah lembaga pendidikan untuk mencetak Perwira Polri.


Materi Seleksi TNI

  • Administrasi
  • Kesehatan
  • Mental Ideologi
  • Psikologi & Test Bakat Terbang
  • Akademik
  • Kesamaptaan Jasmani


Penerimaan Akpol

  • Pemeriksaan Administrasi
  • Penelusuran Rekam Jejak Media Sosial
  • Tes Kesehatan dan Kesamaptaan Jasmani
  • Test berenang
  • Pemeriksaan Anthropometri
  • Tes Psikologi dan Penelusuran Mental Kepribadian


Masuk sekolah kedinasan memang mempunyai kelebihan tersendiri. Namun kita harus mempersiapkan diri untuk bisa masuk ke dalam sekolah kedinasan tersebut. Karena di dalam tahap penyeleksian, seperti TNI dan Polri menerapkan sistem gugur. Maka dari itu calon anggota TNI dan Polri harus bisa lulus di setiap tahapan pengujian yang diberikan.


Tidak ada hal yang mudah untuk dapat lulus dalam tahapan seleksi ini. Mempersiapkan diri sebaik mungkin adalah kunci agar bisa lolos dari setiap tahapan seleksi.


Beberapa hal yang dapat dilakukan dari sekarang untuk persiapan seleksi misalnya latihan fisik, pemeriksaan gigi, pemeriksaan varises, mempelajari materi tes, dan lain sebagainya. Jangan sampai tidak mempersiapkan diri yang malah membuat tidak lolos dalam tahapan seleksi


Xpro Academy Membuka Kelas Persiapan Masuk Polisi, TNI, IPDN & Sekolah Kedinasan

Masuk Sekolah Kedinasan memang butuh persiapan yang matang. Mulai dari akademik, fisik dan lain sebagainya. Tapi jangan khawatir, Xpro Academy Bimbingan Sekolah Kedinasan di Pontianak telah membuka kelas persiapan masuk Polisi, TNI, IPDN & Sekolah Kedinasan.

Materi

  • Akademik
  • Psikologi
  • Jasmani
  • Renang
  • Antropometri
  • Public Speaking


xpro academy bimbingan sekolah kedinasan di pontianak

Untuk info lebih lanjut bisa hubungi :

Instagram/@XPROACADEMY

WhatsApp/08115679929


Kenapa Harus Belajar di Xpro Academy?

  • Belajar Secara Terstruktur
  • Praktik Langsung Saat Training
  • Belajar dari Trainer Profesional
  • Grup Diskusi Pasca Kelas
  • Manfaatkan Keterampilan Public Speaking untuk Peningkatan Karir
  • Dapatkan Sertifikat Keterampilan Resmi

Kelas Unggulan

Kemampuan public speaking memang menjadi fokus utama dari Xpro Academy. Namun Xpro Academy juga mempunyai empat kelas unggulan yaitu:
  • Public Speaking dan Etika Kepribadian
  • The Preparation Class From College to Career
  • English Course
  • Bussines Presentation Class

Untuk mengetahui info lebih lanjut mengenai Xpro Academy bisa kunjungi situs resminya di xproacademy.com


Xpro Academy beralamat di Jl. Karya Baru, No 11 , Pontianak, Indonesia

Rutinitas yang kita lakukan setiap harinya, sering membuat kita tidak sadar bahwa kita sudah sampai di fase dewasa ini. Sebagai pelajar yang setiap hari tentunya belajar baik di sekolah maupun di rumah, setelah lulus mereka sadar sudah beranjak dewasa. Anak-anak yang kerjaannya cuma bermain, tapi saat sudah dewasa dan bekerja mereka akan sadar bahwa mereka bukan anak kecil lagi.

Baca juga: Dipatahkan

Memang sepertinya asik menjadi dewasa. Bisa melakukan banyak hal. Tapi itu semua adalah pikiran kita waktu masih menjadi anak kecil. Kenyataannya, saat dewasa kita malah ingin kembali lagi menjadi anak kecil yang bebas bermain sesuka hati. Tapi tidak mungkin kan kita menjadi anak kecil terus-menerus?
Menjadi dewasa bukan tentang umur. Ada orang yang umurnya sudah tua tapi kelakuannya tidak menunjukkan sikap kedewasaannya. Dan ada juga anak kecil tapi malah sikapnya melebihi orang dewasa.
Menurut kalian, apakah menjadi dewasa itu menyenangkan?