Padahal hari ini seperti biasanya. Bangun tidur, tidur lagi, bagun lagi, matikan alarm, tidur lagi, bagun lagi, ibadah, ke kantor, nyuci pakaian, gosok gigi, sarapan, kerja. Ga mandi karena bisa biduran.


Baca juga : Lupa


Ah malah cerita rutinitas jadinya. Memang hari ini terasa sangat sepi, ditambah lagi manusia yang sudah berkurang bukan karena kematian tapi karena pergi ke tempatnya masing-masing, masih di dunia belum di akhirat.


Masih berpikir keras apa yang terjadi hari ini sampai membuat isi kepala menjadi bingung dibuatnya. Heyy bisakah kepala ini diajak kompromi sejenak saja? Ah tapi rasanya percuma. Tunggu-tungguuu... Ah lupa jadinya mau ngomong apa. Iya di sebelah lagi mutar musik jadinya lupa mau nulis apa ini. Bentar-bentar jeda dulu nulisnya.


Oke sekarang pukul 21.40 WIB, lebih rinci lagi tanggal 18 Februari 2023 hari Sabtu.


Oo iya ini hari Sabtu. Aku benar-benar lupa kalau sekarang adalah malam Minggu. Pantas saja....... #404#

Pertemuan itu sempat terlupakan karena datang sosok baru yang membuat diri ini terlena. Oktober yang mempertemukan, tepat malam hari di saat itu. Kedatanganmu tak pernah kusangka-sangka. Heyy bahasa apa yang aku gunakan barusan?


Beberapa hari kemudian kamu datang, lebih tepatnya kita berpapasan di suatu tempat. Tidak disengaja ataupun direncanakan oleh aku ataupun kamu. Kita masih bertegur sapa walau melalui WhatsApp. Saat itu masih di bulan Oktober dan pada akhirnya kita asing dan menghilang.


Februari mungkin bulan yang baik untukku, atau mungkin di seluruh dunia?


Heyy banyak perpisahan di bulan ini tapi ada satu pertemuan yang mungkin tidak pernah terlupakan. Tak menyangka harus menunggu 4 bulan baru bisa bertemu kembali.


Hanya sekedar tulisan. Kalaupun bisa dibaca tolong cukup dibaca.


Menghadapi soal ulangan ataupun ujian dadakan dari guru mungkin ga ada apa-apanya ketimbang harus menebak sifat wanita.


Kembali lagi di tulisan yang mungkin ga bermanfaat ataupun berfaedah untuk dibaca. Seperti awal berdirinya blog ini, hanya untuk mengisi waktu luang dan untuk meluapkan kata-kata yang sudah gak bisa terbendung lagi di dalam kepala.


Baca juga : Perspektif 


Okee, kalau kita ngomongin yang namanya wanita memang ga akan ada habisnya. Ada dan selalu ada yang akan diceritakan kalau masalah wanita. Heyy, ditengah-tengah obrolan laki-laki pasti ada terselip tentang wanita. Tapi yang pasti dalam obrolan laki-laki terdapat dakwah yang mungkin saja bisa diterima dengan cara yang lembut ataupun dengan pertentangan.


Ah normal rasanya kalau kita masih membahas yang namanya wanita. Walaupun ilmu yang kita dapatkan dulu sudah mulai luntur dan ga bisa dipakai di zaman yang sekarang ini. Dulu, mungkin saja kita bisa mendapatkan apa yang kita inginkan secara sat set. Artinya, kita bisa mendapatkan secara cepat apa yang kita inginkan. Ingin ini hayukkk, ingin itu hayukk juga.


Masih di sini, malam yang sepi dan hanya ditemani angin kencang membawa kau jauh ke sanaaa..., ehh maksudnya angin sepoy-sepoy di pantai. Bukannya nulis malah nyanyi, padahal suara ga begitu-gitu bagus digunakan untuk nyanyi. Tapi kalau untuk ngomong kasar semua orang pasti bisa. Kan cuma ngomong "kasar".


Ah makin ke sini makin ga nyambung tulisannya.


Survei Mengenai Wanita


Okee sebelumnya saya sudah melakukan survei ataupun tanya-tanya tentang sifat wanita yang satu ini, yaitu susah ditebak. Saya bertanya tentunya dengan teman saya yang wanita ataupun perempuan atau bisa juga dengan cewe. Intinya bukan dengan jantan atapun jago. Tapi kalau ingin nabung di Bank Jago, bisa klik link di bawah ini untuk mendownload aplikasinya


Klik untuk mendownload


Ah malah promosi lagi ni. Oke oke balik lagi ya.


Kata Mereka


Saat saya bertanya kenapa wanita susah ditebak? Mereka menjawab dengan berbagai macam versi dari mereka sendiri tentunya. Seperti contoh di bawah ini : 


"Karna wong wedok iku hakikat e manja dan ingin di mengerti"


Kalau di Indonesiakan maka artinya, karena wanita pada dasarnya manja dan ingin dimengerti. Hmm, sebenarnya masuk akal juga kalau kita fikir tapiii coba kita lihat apa kata yang lain.


"Efort e"

"Kurang"

"Wong Lanang Ki harus inisiatif"


Heyy belum apa-apa udah kena serang combo gini dengan kata-katanya. Ahh ga sanggup mungkin bacanya, makanya kita lanjut lagi ke yang selanjutnya wkwk.


"Karna waktu allah menciptakan hawa diwaktu nabi adam sedang tidur.. yang membuat wanita itu lebih menyukai kejutan. Dan inisiatif dari laki"


Subhanallah kata-kata malam itu bisa menyejukkan hati dan fikiran kita kalau ngomongin tentang wanita.




Nah kalau yang ini jangan dipencet ya karna ga bakal ada suaranya. Jadi saya jelasin aja ya apa yang dia sampaikan. Aaa jadi gini, dia sebagai wanita juga bingung kenapa wanita sulit ditebak padahal dia wanita lho? Nah pertanyaanya sekarang gini, dia yang sebagai wanita aja bingung kenapa wanita susah ditebak, apalagi kami sebagai pria, laki-laki, ataupun cowok ini. Kadang merekan juga tidak tau mengapa mereka melakukan hal tersebut. Berarti antara sadar dan ga sadar lah ya? Ah entah lah kita lanjut lagi ya.


"Karena cewek tu bisa berubah" mood nya"

"Jadi susah mau di tebak"


Nah mungkin saya agak setuju dengan pernyataan di atas, mood yang sering berubah-ubah mungkin saja membuat seorang wanita sulit untuk ditebak. Ah ada benernya juga ya.


"Mnaa ak tauu"


Nah diatas adalah jawaban terakhir. Merekan pun sebenarnya tidak tau apa yang mereka lakukan. Mungkin saja dianggap biasa saja dan berjalan apa adanya.


Tapi terlepas dari semua itu ada benarnya juga kata-kata "Karena cewek itu bukan tebakan"


Kenapa kita malah sibuk menebak apa yang dipikirkan wanita tersebut padahal si wanitanya ga berfikiran untuk main tebak-tebakan.

Sumber : Pantai MJ - Muara Indah Desa Arung Parak


Rasanya sudah lama sekali tidak menginjakkan kaki ke kampung halaman. Yaa tapi memang kenyataannya lama sekali, baru kali ini saya merantau selama ini sampai-sampai belum pernah pulang ke rumah.


Baca juga : TIBA-TIBA HUJAN - Sambas #2


Hampir setengah tahun saya berada di sini. Tanggal 7 Februari nanti saya genap 6 bulan berada di Kabupaten Sambas, lebih rinci lagi di desa Arung Parak. Kalau dibilang lama pastinya memang lama, apalagi saya belum pernah pulang ke rumah. Mengobati rasa rindu kepada orang tua hanya bisa dilakukan dengan menelpon ataupun video call saja. Tapi tak mengapa, setidaknya bisa menyempatkan waktu mengobrol dengan keluarga.


Mungkin ini jalan ninja saya harus bekerja jauh dari rumah terus. Sebelum di sini saya bekerja masih seputaran Kabupaten Kubu Raya, memang masih jauh tapi masih bisa menjangkau untuk pulang ke rumah. Sekarang saya mendapat kesempatan untuk merantau jauh dari rumah. Yaa namanya merantau pasti jauh dari rumah kan.


Saya kira pekerjaan ini akan selesai akhir tahun 2022, ternyata pekerjaan belum selesai yang membuat saya harus bertahan di sini sampai sekarang tulisan ini dibuat tanggal 29 Januari 2023. Wahh ternyata merantau juga bisa menambah usia tanpa kita sadari.


Awalnya saya ingin pulang kalau ada kesempatan, seperti tahun baru atau apalah itu. Tapi ternyata saya tidak bisa pulang. Hmm agak sedikit gimana gitu rasanya. Tapi setelah sekian lama saya berfikir untuk menyelesaikan pekejaan ini terlebih dahulu sampai benar-benar selesai. Toh di sini sudah bisa beradaptasi dengan orang-orang setempat, walaupun mungkin saya masih terkendala soal bahasa. Tapi tenang kita kan hidup di Indonesia Raya jadinya ga perlu khawatir soal bahasa yang kita gunakan.


Enaknya merantau memang seperti ini, kita bisa melihat budaya yang ada dan lebih asiknya lagi kita bisa sambil belajar tentang budaya tersebut, seperti contohnya bahasa tadi.


Baca juga : Ngomongin Merantau


Rasa ingin pulang sedikit memudar karena sudah terbiasa dengan kondisi yang seperti ini.


Akan banyak cerita mungkin setelah saya meninggalkan tempat ini dan berpindah lagi ke tempat yang lainnya untuk mencari cerita selanjutnya. 


Sumber :