Xpro Academy Bimbingan Sekolah Kedinasan di Pontianak - Xpro Academy adalah lembaga training yang menggabungkan training Public Speaking dan Etika Kepribadian serta Personal Branding. Kemampuan komunikasi sebagai skill dasar yang dimiliki setiap orang ditunjang dengan menampilkan diri secara sempurna sebagai seorang Public Speaker menjadi fokus utama dari Xpro Academy.


Pengertian public speaking sendiri adalah keterampilan berkomunikasi di hadapan khalayak ramai. Tujuannya untuk memberikan informasi, mengajak, atau mempengaruhi. Di masa sekarang, kemampuam public speaking sudah menjadi tuntutan di hampir semua profesi. Dengan adanya public speaking membuat kita bisa meningkatkan rasa percaya diri.


Xpro Academy hadir untuk kita yang ingin melatih Public Speaking dan Etika Kepribadian serta Personal Branding. Sejak tahun 2015, Xpro Academy telah mengadakan kelas Public Speaking dan Etika Kepribadian. Selain itu, Xpro Academy telah melatih ratusan trainee yang berhasil meraih jenjang karir yang diharapkan.


Sekolah Kedinasan

Sekolah Kedinasan adalah perguruan tinggi yang mempunyai ikatan dinas dengan lembaga pemerintahan. Sekolah Kedinasan biasa juga disebut dengan Sekolah Ikatan Dinas.


Kelebihan Sekolah Kedinasan Antara Lain:

  • Prospek Kerja Terjamin
  • Mendapatkan Ilmu yang Bisa Langsung Diterapkan
  • Mengajarkan Skill
  • Biaya Hidup Relatif Murah
  • Menjadikan Sosok yang Disiplin
  • Bisa Mendapatkan Teman dari Berbagai Wilayah


Contoh Sekolah Kedinasan

  • STAN
  • AKMIL
  • Poltekim
  • STPI
  • STSN
  • Poltekip
  • STIN
  • IPDN
  • AKPOL
  • STTD
  • STIS
  • STMKG


AKMIL dan AKPOL adalah salah satu contoh dari sekolah kedinasan. AKMIL sendiri merupakan sekolah pendidikan TNI Angkatan Darat dan Sekolah Perwira Prajurit Karier TNI. Sedangkan AKPOL adalah sebuah lembaga pendidikan untuk mencetak Perwira Polri.


Materi Seleksi TNI

  • Administrasi
  • Kesehatan
  • Mental Ideologi
  • Psikologi & Test Bakat Terbang
  • Akademik
  • Kesamaptaan Jasmani


Penerimaan Akpol

  • Pemeriksaan Administrasi
  • Penelusuran Rekam Jejak Media Sosial
  • Tes Kesehatan dan Kesamaptaan Jasmani
  • Test berenang
  • Pemeriksaan Anthropometri
  • Tes Psikologi dan Penelusuran Mental Kepribadian


Masuk sekolah kedinasan memang mempunyai kelebihan tersendiri. Namun kita harus mempersiapkan diri untuk bisa masuk ke dalam sekolah kedinasan tersebut. Karena di dalam tahap penyeleksian, seperti TNI dan Polri menerapkan sistem gugur. Maka dari itu calon anggota TNI dan Polri harus bisa lulus di setiap tahapan pengujian yang diberikan.


Tidak ada hal yang mudah untuk dapat lulus dalam tahapan seleksi ini. Mempersiapkan diri sebaik mungkin adalah kunci agar bisa lolos dari setiap tahapan seleksi.


Beberapa hal yang dapat dilakukan dari sekarang untuk persiapan seleksi misalnya latihan fisik, pemeriksaan gigi, pemeriksaan varises, mempelajari materi tes, dan lain sebagainya. Jangan sampai tidak mempersiapkan diri yang malah membuat tidak lolos dalam tahapan seleksi


Xpro Academy Membuka Kelas Persiapan Masuk Polisi, TNI, IPDN & Sekolah Kedinasan

Masuk Sekolah Kedinasan memang butuh persiapan yang matang. Mulai dari akademik, fisik dan lain sebagainya. Tapi jangan khawatir, Xpro Academy Bimbingan Sekolah Kedinasan di Pontianak telah membuka kelas persiapan masuk Polisi, TNI, IPDN & Sekolah Kedinasan.

Materi

  • Akademik
  • Psikologi
  • Jasmani
  • Renang
  • Antropometri
  • Public Speaking


xpro academy bimbingan sekolah kedinasan di pontianak

Untuk info lebih lanjut bisa hubungi :

Instagram/@XPROACADEMY

WhatsApp/08115679929


Kenapa Harus Belajar di Xpro Academy?

  • Belajar Secara Terstruktur
  • Praktik Langsung Saat Training
  • Belajar dari Trainer Profesional
  • Grup Diskusi Pasca Kelas
  • Manfaatkan Keterampilan Public Speaking untuk Peningkatan Karir
  • Dapatkan Sertifikat Keterampilan Resmi

Kelas Unggulan

Kemampuan public speaking memang menjadi fokus utama dari Xpro Academy. Namun Xpro Academy juga mempunyai empat kelas unggulan yaitu:
  • Public Speaking dan Etika Kepribadian
  • The Preparation Class From College to Career
  • English Course
  • Bussines Presentation Class

Untuk mengetahui info lebih lanjut mengenai Xpro Academy bisa kunjungi situs resminya di xproacademy.com


Xpro Academy beralamat di Jl. Karya Baru, No 11 , Pontianak, Indonesia

Rutinitas yang kita lakukan setiap harinya, sering membuat kita tidak sadar bahwa kita sudah sampai di fase dewasa ini. Sebagai pelajar yang setiap hari tentunya belajar baik di sekolah maupun di rumah, setelah lulus mereka sadar sudah beranjak dewasa. Anak-anak yang kerjaannya cuma bermain, tapi saat sudah dewasa dan bekerja mereka akan sadar bahwa mereka bukan anak kecil lagi.

Baca juga: Dipatahkan

Memang sepertinya asik menjadi dewasa. Bisa melakukan banyak hal. Tapi itu semua adalah pikiran kita waktu masih menjadi anak kecil. Kenyataannya, saat dewasa kita malah ingin kembali lagi menjadi anak kecil yang bebas bermain sesuka hati. Tapi tidak mungkin kan kita menjadi anak kecil terus-menerus?
Menjadi dewasa bukan tentang umur. Ada orang yang umurnya sudah tua tapi kelakuannya tidak menunjukkan sikap kedewasaannya. Dan ada juga anak kecil tapi malah sikapnya melebihi orang dewasa.
Menurut kalian, apakah menjadi dewasa itu menyenangkan?
Hari ini saya berniat untuk ke toko membeli sesuatu. Waktu sudah menunjukkan sore hari. Ashar sudah tiba dan setelah ashar saya berangkat menuju ke pasar. Diawali dengan insiden kunci motor yang patah, membuat saya harus berganti motor yang satunya lagi. Dan ternyata bensin yang ada di motor sudah mau habis. Alhasil harus isi bensin terlebih dahulu sebelum berangkat.


Setelah isi bensin, saya berangkat ke pasar. Tiba-tiba motor yang saya gunakan mati mendadak. Saya tidak tahu pasti apa yang menyebabkan motor tersebut berhenti mendadak. Saya coba nyalakan lagi dan akhirnya bisa seperti semula lagi. Perjalanan dilanjutkan.
Setelah hampir tiba di tempat tujuan, hujan mulai turun. Saya harus segera berteduh agar tidak basah kuyup karena saya tidak membawa mantel atau jas hujan. Cukup lama menunggu hujan reda. Ya beginilah akibatnya kalau tidak bisa berdamai dengan hujan.
Hujan sudah reda, dan saya kembali melanjutkan perjalanan hingga sampai di toko. Sampai toko saya harus antri. Tidak masalah karena Indonesia seharusnya memang antri kan? Atau Indonesia tidak antri? Entahlah yang mana yang benar. Setelah semua selesai, saya kembali ke habitat saya lagi.
Ga kerasa udah ganti smartphone sampai tiga kali. Mungkin ini smartphone terakhir saya. Harus dirawat dengan baik supaya ga beli lagi. Sayang duitnya kalau dipakai untuk membeli smartphone lagi.
Kalau boleh cerita sedikit, smartphone pertama saya rusak karena saya banting. Dan itu membuat smartphone saya rusak dan tidak bisa digunakan. Tapi pada saat itu saya tidak membawanya ke tukang service HP. Saya berpikir bahwa smartphone tersebut speknya sudak di bawah rata-rata pada masa itu. Saya juga agak sebel soal baterainya yang sangat boros. Apalagi kalau sudah 15%, smartphone ini akan mencet-mencet sendiri. Tapi smartphonenya masih ada sampai sekarang, walaupun sudah mati.


Untuk smartphone yang kedua, permasalahannya juga pada baterai. Sangat boros dan seingat saya susah untuk dihidupkan. Alhasil smartphone tersebut sudah menjadi bangkai dan tidak saya gunakan lagi. Saya sempat bertahan menggunakan HP jadul seperti Mito, Cross dan Nokia. Dan pada akhirnya saya menggunakan smartphone ketiga saya yaitu Vivo Y53.

Baca juga: Smartphone Kedua

Smartphone ini awalnya milik teman saya. Tapi dia ingin menjual smartphone tersebut. Saya tertarik dengan penawarannya. Lagi pula apabila saya terus-menerus menggunakan HP jadul yang hanya bisa SMS, pengeluaran saya akan bertambah banyak karena biaya SMS lebih mahal dari pada biaya internet seperti WhatsApp.
Saya mulai menabung sedikit demi sedikit. Mulai dari uang sekolah yang saya kumpulkan, bekerja mencuci motor, meminjam uang, dan sempat juga waktu libur sekolah saya ikut bekerja mengisi waktu luang. Dan akhirnya terbayar lunas semua. Mungkin ini alasan saya untuk tetap menjaga smartphone ini sampai benar-benar rusak dan tidak bisa dipakai baru ganti yang baru wkwk.
Smartphone ini pernah mengalami masalah pada baterai. Baterai smartphone ini untuk pengisian dayanya membutuhkan waktu yang lama. Dan parahnya lagi bukannya bertambah malah berkurang. Saya tidak langsung membeli smartphone baru, melainkan membawa ke tukang service HP untuk mengganti baterai smartphone tersebut. Alhasil smartphone ini bisa kembali normal seperti biasanya.
Ada cerita lagi di smartphone ketiga ini. Smartphone ini pernah hilang waktu saya masih bersekolah. Ceritanya saya sedang berbelanja di toko, setelah itu saya pulang dengan posisi smartphone di saku jaket. Mungkin karena kurang dalam saat memasukkan smartphone tersebut, akibatnya jatuh saat perjalanan pulang. Saat sudah sampai rumah, saya meraba saku jaket saya dan saya bingung karena smartphone saya tidak ada. Alhasil saya kembali ke toko untuk mencari smartphone saya yang hilang. Mencari di jalanan siapa tahu jatuh tidak jauh dari toko. Tapi nyatanya tidak ketemu juga. Saya bertemu dengan teman saya di sebuah cafe pinggir jalan. Dan saya menanyakan kepada teman saya perihal smartphone saya yang hilang. Teman saya tahu ada orang yang menemukan smartphone saya tapi tidak tahu persis siapa orang tersebut.
Saya sudah ingin menyerah rasanya karena tidak tahu caranya lagi supaya bisa menemukan smartphone saya yang hilang tadi. Saat tiba di rumah saya mencari lagi bersama Mas, tapi tidak ditemukan juga. Tidak lama kemudian, paman saya datang ke rumah. Posisi saya waktu itu sedang pusing memikirkan smartphone saya yang hilang. Tapi dengan santainya paman saya datang dan memberikan smartphone saya yang hilang tadi. Alhamdulillah ternyata yang menemukan smartphone saya adalah paman saya sendiri.
Itu semua menjadi pelajaran bagi saya agar lain kali menaruh barang tidak boleh sembarangan. Yang mengakibatkan barang kita bisa hilang dan diambil orang lain.