Hari ini saya berniat untuk ke toko membeli sesuatu. Waktu sudah menunjukkan sore hari. Ashar sudah tiba dan setelah ashar saya berangkat menuju ke pasar. Diawali dengan insiden kunci motor yang patah, membuat saya harus berganti motor yang satunya lagi. Dan ternyata bensin yang ada di motor sudah mau habis. Alhasil harus isi bensin terlebih dahulu sebelum berangkat.


Setelah isi bensin, saya berangkat ke pasar. Tiba-tiba motor yang saya gunakan mati mendadak. Saya tidak tahu pasti apa yang menyebabkan motor tersebut berhenti mendadak. Saya coba nyalakan lagi dan akhirnya bisa seperti semula lagi. Perjalanan dilanjutkan.
Setelah hampir tiba di tempat tujuan, hujan mulai turun. Saya harus segera berteduh agar tidak basah kuyup karena saya tidak membawa mantel atau jas hujan. Cukup lama menunggu hujan reda. Ya beginilah akibatnya kalau tidak bisa berdamai dengan hujan.
Hujan sudah reda, dan saya kembali melanjutkan perjalanan hingga sampai di toko. Sampai toko saya harus antri. Tidak masalah karena Indonesia seharusnya memang antri kan? Atau Indonesia tidak antri? Entahlah yang mana yang benar. Setelah semua selesai, saya kembali ke habitat saya lagi.
Ga kerasa udah ganti smartphone sampai tiga kali. Mungkin ini smartphone terakhir saya. Harus dirawat dengan baik supaya ga beli lagi. Sayang duitnya kalau dipakai untuk membeli smartphone lagi.
Kalau boleh cerita sedikit, smartphone pertama saya rusak karena saya banting. Dan itu membuat smartphone saya rusak dan tidak bisa digunakan. Tapi pada saat itu saya tidak membawanya ke tukang service HP. Saya berpikir bahwa smartphone tersebut speknya sudak di bawah rata-rata pada masa itu. Saya juga agak sebel soal baterainya yang sangat boros. Apalagi kalau sudah 15%, smartphone ini akan mencet-mencet sendiri. Tapi smartphonenya masih ada sampai sekarang, walaupun sudah mati.


Untuk smartphone yang kedua, permasalahannya juga pada baterai. Sangat boros dan seingat saya susah untuk dihidupkan. Alhasil smartphone tersebut sudah menjadi bangkai dan tidak saya gunakan lagi. Saya sempat bertahan menggunakan HP jadul seperti Mito, Cross dan Nokia. Dan pada akhirnya saya menggunakan smartphone ketiga saya yaitu Vivo Y53.

Baca juga: Smartphone Kedua

Smartphone ini awalnya milik teman saya. Tapi dia ingin menjual smartphone tersebut. Saya tertarik dengan penawarannya. Lagi pula apabila saya terus-menerus menggunakan HP jadul yang hanya bisa SMS, pengeluaran saya akan bertambah banyak karena biaya SMS lebih mahal dari pada biaya internet seperti WhatsApp.
Saya mulai menabung sedikit demi sedikit. Mulai dari uang sekolah yang saya kumpulkan, bekerja mencuci motor, meminjam uang, dan sempat juga waktu libur sekolah saya ikut bekerja mengisi waktu luang. Dan akhirnya terbayar lunas semua. Mungkin ini alasan saya untuk tetap menjaga smartphone ini sampai benar-benar rusak dan tidak bisa dipakai baru ganti yang baru wkwk.
Smartphone ini pernah mengalami masalah pada baterai. Baterai smartphone ini untuk pengisian dayanya membutuhkan waktu yang lama. Dan parahnya lagi bukannya bertambah malah berkurang. Saya tidak langsung membeli smartphone baru, melainkan membawa ke tukang service HP untuk mengganti baterai smartphone tersebut. Alhasil smartphone ini bisa kembali normal seperti biasanya.
Ada cerita lagi di smartphone ketiga ini. Smartphone ini pernah hilang waktu saya masih bersekolah. Ceritanya saya sedang berbelanja di toko, setelah itu saya pulang dengan posisi smartphone di saku jaket. Mungkin karena kurang dalam saat memasukkan smartphone tersebut, akibatnya jatuh saat perjalanan pulang. Saat sudah sampai rumah, saya meraba saku jaket saya dan saya bingung karena smartphone saya tidak ada. Alhasil saya kembali ke toko untuk mencari smartphone saya yang hilang. Mencari di jalanan siapa tahu jatuh tidak jauh dari toko. Tapi nyatanya tidak ketemu juga. Saya bertemu dengan teman saya di sebuah cafe pinggir jalan. Dan saya menanyakan kepada teman saya perihal smartphone saya yang hilang. Teman saya tahu ada orang yang menemukan smartphone saya tapi tidak tahu persis siapa orang tersebut.
Saya sudah ingin menyerah rasanya karena tidak tahu caranya lagi supaya bisa menemukan smartphone saya yang hilang tadi. Saat tiba di rumah saya mencari lagi bersama Mas, tapi tidak ditemukan juga. Tidak lama kemudian, paman saya datang ke rumah. Posisi saya waktu itu sedang pusing memikirkan smartphone saya yang hilang. Tapi dengan santainya paman saya datang dan memberikan smartphone saya yang hilang tadi. Alhamdulillah ternyata yang menemukan smartphone saya adalah paman saya sendiri.
Itu semua menjadi pelajaran bagi saya agar lain kali menaruh barang tidak boleh sembarangan. Yang mengakibatkan barang kita bisa hilang dan diambil orang lain.
iwa.id

INDONESIA WEBSITE AWARDS - Indonesia Website Awards 2021 (IWA), sebagai ajang penghargaan website terbaik yang didedikasikan khusus bagi pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) Digital di Indonesia.
Tulisan Khoir masuk sebagai nominasi di ajang tersebut. Rasanya senang sekali bisa ikut berpartisipasi dalam ajang penghargaan website terbaik. Dalam ajang ini, terdapat 3 kategori yaitu UKM, PERSONAL, dan E-COMMERCE. Tulisan Khoir mendaftar untuk kategori PERSONAL.
Tulisan Khoir mendaftar pada tanggal 29 Juli 2021. Dan masuk sebagai nominasi pada hari ini tanggal 28 September 2021.
Dalam ajang ini terdapat pula kategori penghargaan. Seperti: SITE OF THE MONTH, SITE OF THE YEAR, dan FAVOURITE WEBSITE. Lebih jelasnya bisa klik di sini.
Ayo dukung Tulisan Khoir dalam ajang Indonesia Website Awards. Dengan memberi vote pada situs IWA. Untuk memberi dukungan klik Vote Now!
Manusia tentunya butuh yang namanya makan. Tapi saat makan kadang kita sering berlebihan mengambil makanan tersebut. Hal yang membuat itu terjadi biasanya adalah lapar, makanan favorit, menggugah selera dan masih banyak lagi yang lainnya.


Semua memang terlihat lezat saat kita lapar. Tapi yang lezat-lezat belum tentu baik bagi tubuh kita. Untuk meminimalisir hal tersebut, saya akan memabagikan 4 cara mengurangi porsi makan. Seseorang yang ingin mengurangi porsi makanan biasanya dikarenakan oleh program diet, gaya hidup, tuntutan kerja dan yang lainnya. Berikut 4 cara mengurangi porsi makan versi Khoir.

4 Cara Mengurangi Porsi Makan

1. Gunakan Piring Kecil

Biasanya saat kita makan, kita akan memilih piring yang normal. Tapi saat ingin mengurangi porsi makan, kita bisa gunakan piring yang lebih kecil dari pada yang biasanya. Hal ini ternyata berpengaruh saat kita mengambil makanan. Otomatis nasi beserta kawan-kawan akan sedikit di piring dikarenakan ukuran piring yang kecil.

2. Ambil Secukupnya Dulu

Hal berikutnya yang tidak kalah penting dan sering kita lupakan adalah mengambil secukupnya. Yap bener banget, kita sering saat mengambil sayur ataupun lauk tidak memperdulikan porsi. Yang penting banyak dan nikmat di lidah. Sampai-sampai di akhir makan malah yang tersisa lauknya bukan nasinya.
Hal yang perlu kita lakukan adalah dengan mengambil secukupnya. Contoh saat mengambil sayur, kita ambil satu sendok dulu. Kalau sudah habis sayurnya tapi dirasa belum cukup, kita bisa ambil satu sendok lagi. Contoh yang lain adalah saat mengambil lauk. Saat mengambil lauk kita juga ambil satu potong terlebih dahulu. Ketika dirasa kurang, kita boleh ambil satu potong lagi.

3. Ambil Nasi Terlebih Dahulu

Inget kata mamak, kalau makan yang diambil nasinya dulu jangan sayurnya dulu. Hal ini ada benernya juga ternyata. Saat mengambil nasi terlebih dahulu, kita bisa menakar sayur ataupun lauk yang akan kita ambil. Intinya tidak melebihi nasi yang kita ambil. Tapi saat kita mengambil sayur terlebih dahulu, kita kadang berlebihan dan akhirnya porsi nasi dan sayur sama-sama banyak.

4. Ganti Sarapan Dengan Makan Siang

Mungkin ini alasan anak kos bangun siang. Yap bener banget menghemat makan supaya sarapan bisa digabung saat siang hari. Ada benernya juga ternyata. Saat kita sarapan, siang hari kita sudah lapar lagi. Lebih baik menunggu sampai waktu siang baru kita makan.

Mungkin cukup sekian 4 cara mengurangi porsi makan. Tulisan di atas ditujukan bagi kalian yang ingin mengurangi porsi makan. Mungkin bisa membantu kalian yang sedang dalam program diet ataupun yang menerapkan gaya hidup.